DENGARLAH BISIKAN HATI

Di sela-sela semua kesibukan aktivitas dan rutinitas kita sehari-hari, luangkanlah beberapa saat waktu untuk merenung dan menenangkan jiwa dan raga kita.
Ciptakanlah suasana yang hening, kendalikanlah selalu jiwa kita supaya tetap tenang meski dalam keramaian, jangan sampai jiwa kita juga malah terbawa ramainya suasana, istirahatkanlah semua panca indra pada tubuh kita, biarkanlah hati yang mengemuka dan mengambil alih semuanya, supaya jiwa di dalam diri kita benar-benar terasa hidup dan jiwa kita benar-benar merasakan adanya arah tujuan yang jelas dan terkendali.

Jangan cuma dengan mata dohir kita melihat,
jangan cuma dengan telinga dohir kita mendengar,
jangan cuma dengan mulut dohir kita bicara,
jangan cuma dengan hidung dohir kita mencium aroma,
atau cuma dengan kaki dohir kita berjalan,
tapi ajaklah juga hati kita untuk bisa lebih peka dan bisa mengontrol semua panca indra, karena ketajaman hati adalah indra ke enam kita yang punya peranan sangat penting pada perkembangan jiwa dalam diri meski terkadang kita sering mengabaikannya.
Kita bisa melihat dan berkomunikasi juga bisa merasakan hal-hal lainnya dengan menggunakan ketajaman indra ke enam kita.
Kita bisa melatih indra ke enam kita jadi lebih peka,
jangan cuma dohiriyahnya saja yang terus kita gunakan, tapi sertailah juga dengan kelembutan dan ketajaman bathiniyah kita.
Luangkanlah sejenak waktu untuk menenangkan seluruh urat syaraf panca indra kita, seperti meditasi, pejamkankah mata, tengoklah ke dalam diri kita, dengarlah apa yang di bisikan hati, perbanyaklah memanjatkan doa untuk di berikan pencerahan cahaya di dalam hati kita, rasakan batas setulus-tulusnya hati kita.
Latihlah terus-menerus hati kita agar kita bisa terbiasa, dan latihan ini bisa kita jadikan sebagai bentuk terapi hati agar kita bisa menumbuhkan potensi yang tersimpan dan tersembunyi di dalam diri kita.

Seharusnya setelah kita mencoba merasakan semuanya, harusnya kita bisa lebih fokus dalam berlatih, jangan sampai karena kita ke asyikan terus dengan dohiriyah kita menyebabkan kita tidak bisa peka dengan jiwa kita dan malah jadi penghambat datangnya kekuatan yang lebih besar dari dalam diri kita,
jangan sampai keserakahan raga kita menjadikan redupnya cahaya jiwa batiniyah kita, karena semakin bersih jiwa kita maka akan semakin besar peluang kita mendapatkan lebih banyak lagi pancaran cahaya ilmu-ilmuNya.

Luangkan lebih banyak waktu untuk bisa menumbuhkan kekuatan dari dalam diri kita, maka kita akan merasakan kekuatan itu terus tumbuh dengan sendirinya.
Yakinkanlah hati bahwa jiwa kita benar-benar berada di pihak yang mempunyai keagungan yang serba Maha segala-galanya, maka kekuatan itu akan selalu melindungi jiwa kita.

"Pejamkanlah mata ketika terlena pesona warna-warni dunia,
Tutuplah telinga ketika terbuai suara-suara yang menggoda,
Dengarlah bisik lembut hati kita, karena ia lebih tau baik buruknya suatu perkara."

1 komentar:

  1. "PERJELAS TERUS APA YANG DI BISIKAN HATI, JANGAN SAMPAI PERANAN HATI TERTUTUP DENGAN PERANAN RAGA KITA, KARENA CUMA DENGAN KETAJAMAN MATA BATIN, KITA BISA MENDAPAT MA'RIFAT YANG SESUNGGUHNYA."

    BalasHapus