MENINGGALKAN GEMERLAP DUNIA DAN MENCELANYA bag.3

Diriwayatkan, pada suatu hari Nabi Isa as. mendapati hujan yang sangat lebat, di sertai guntur dan petir yang menyambar-nyambar, lalu ia mencari suatu tempat untuk berlindung. Dari kejauhan ia melihat suatu kemah, maka ia bergegas menuju kemah itu, dan ternyata di kemah itu terdapat seorang wanita.
Tapi Nabi Isa lebih memilih menjauh daripadanya dan pergi menuju gua yang terdapat di suatu gunung, sementara yang ia datangi adalah tempat berteduhnya seekor harimau. Lalu Ia mengangkatkan kedua tangan pada-Nya seraya berkata:
"Ya Illahi, Engkau telah menjadikan tempat berlindung bagi segala sesuatu, tetapi Engkau tidak menjadikan bagiku suatu tempat berlindung yang aman."
Lalu Allah menurunkan wahyu kepadanya:
"Tempat perlindungan Anda berada di dalam naungan rahmat-Ku. Aku akan mengawinkan Anda pada hari kiamat dengan bidadari yang Aku ciptakan dengan tangan-Ku sendiri. Aku akan membuat pesta pernikahan Anda selama empat ribu tahun, sedangkan sehari daripadanya sama dengan selama usia dunia. Aku perintahkan para pemanggil untuk memanggil dan mengundang hamba-hamba-Ku, mereka semua berteriak memanggil-manggil: "Di mana orang-orang zuhud, hadirilah pesta pernikahan orang zuhud di dunia, yaitu Isa putra Maryam."

Isa bin Maryam berkata: "Kecelakaan besar bagi pemilik dunia, bagaimana ia mati dan meninggalkanya serta apa yang ada di dalamnya yang dia unggul-unggulkan, dia merasa aman dan percaya dengannya, padahal hal itu telah membuatnya hina.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar