HATI YG BARU

"Ada yang bertanya padaku
Bagaimana rasanya hidup
tanpa hati?
Karena lelah mencari jawabnya
Kubeli hati yang baru
Sehingga bila ada yang bertanya
Akan kuletakkan hati itu di
dadanya
Sehingga bisa dirasa
detakannya
Dan dia akan tahu Karena denyut hatiku pun sama
dengan denyut di hatinya."

Kulihat dirimu mengira-ngira di mana berada, mencoba berjalan dan terus mencari. Belum terpuaskan hati. Dalam lelahmu
kau bersandar padaku, berkali- kali, mencoba tegar menghadapi yang terjadi tanpa mau menggenggamkan tangan,
atau terikat padaku.

Perjalanan waktu mengajarimutagar tidak percaya siapa-siapa,
sedang aku datang sebagai
teman dengan rasa sayang,
lebih dari sekedar cinta picisan.
Aku percaya padamu, yang masih tak mau percaya padaku.
Dan biarlah tak perlu
kuyakinkan dirimu dengan
setumpuk bicara. Aku tak
mengharap apa-apa selain kau lega.

Maka kau dan aku tak pernah
menjadi kita, terlalu berbeda.
Sentuhku adalah sesuatu yang tak pernah kau suka. Kata- katamu mencurahkan arti bagimu, tanpa memaksaku mengerti.

Lalu kau terus mencari.
Sementara aku di sini,
melihatmu bertolak lagi.
Teruslah mencari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar